flashfdortex

Selasa, 12 Februari 2013

SYIRIK (Menyekutukan Allah)

     Syirik menuruut arti bahasa adalah menyekutukan atau mensyariatkan dan syirik menurut arti istilah adalah menyekutukan dan mensyariatkan Allah SWT dengan sesuatu makhluk yang lain, dalam bentuk pengakuan,perkataan maupun dalam bentuk perbuatan. Sedangkan orang yang melukukan perbuatan syirik itu disebut Musyrik.

   Alasan mengapa dilarang berbuat syirik dan perintah menjauhi syirik :

1. firman Allah dalam surat An-Nisaa' ayat 36 :
        " Dan sembahlah Allah serta janganlah kalian menyekutukanNya dengan sesuatu apapun".
2. firman Allah dalam surat An-Nahl ayat 74 :
        " Maka janganlah kalian mengadakan sekutu-sekutu bagi Allah. Sesungguhnya Allah mengetahui sedangkan kalian tidak mengetahui".

3. firman Allah dalam surat Al-Hajj ayat 26 :
       " Dan (ingatlah) ketika kami memberikan tempat kepada Ibrahim dan Tempat Baitullah ( dengan mengatakan ) '' Janganlah kalian mensyariatkan sesuatupun dengan aku dan sucikanlah rumah-Ku ini bagi orang-orang yang thawaf, dan orang-orang yang beribadat,orang-orang yang ruku', dan orang=orang yang sujud".

4. Hadits Rasulullah Saw yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Imam Muslim
        " Jauhilah 7 macam dosa besar. yaitu menyekutukan Allah, melakukan sihir, membunuh jiwa yang diharamkan Allah untuk dibunuh kecuali dengan alasan yang benar (haq), memakan harta anak yatim, memakan riba, melarikan diri pada hari peperangan dan menuduh zina kepada wanita yang terhormat dan beriman".

         Berdasarkan beberapa ayat di atas dan sabda Rasulullah Saw itu bahwa syirik merupakan suatu sikap yang sangat dilarang untuk dilakukan, baik dalam bentuk keyakinan,ucapan maupun perbuatan. BahkanRasulullah Saw sendiri ketika mengajarkan kepada para sahabat tentang syirik sebagai dosa besar itu diulang-ulang hingga tiga kali,ini menunjukkan bahwa sangat besar dosanya berbuat syirik.Sebagaimana tersiratdalam sebuah hadits Nabi Muhammad yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Muslim :

                "Maukah kalian aku tunjukkan dosa yang paling besar?" beliau mengulanginya tiga kali, lalu kami menjawab,"baiklah, wahai Rasulullah". Beliau bersabda (yaitu)," Menyekutukan Allah, Berani kepada Ibu Bapak". Lalu beliau duduk dan bersabda lagi ," ingatlah pada perkataan dusta dan sumpah palsu". Lalu beliau mengulanginya terus menerus hingga kami berharap hingga beliau berhenti atau diam".

Tidak ada komentar:

Posting Komentar